Showing posts with label Introspeksi Diri. Show all posts
Showing posts with label Introspeksi Diri. Show all posts

Sjarah Hari Valentine

    Assalamualaikum sobat, gimana kabarnya nih...? semoga dalam keadaan sehat baik sehat badan maupun sehat isi kantong....berhubung sekarang tanggal 14 februari atau yang dikenal sebagai hari valentine,,maka pada kesempatan kali ini Cahyoe blog akan memaparkan tentang sejarah hari valentine menurut pandangan islam,,,,yaps Valentine day,,tanpa perlu saya jelaskan lagi,, pastinya kalian udah tau kan apa itu hari valentine (SIAPA SIH YANG GAK TAU HARI VALENTINE,VALENTINE KAN HARI KASIH SAYANG) ,dan tentunya kalian juga pernah ngerayain hari itu kan, tapi pertanyaanya adalah...?? apakah  benar hari valentine adalah hari kasih sayang..??? pertanyaan inilah yang kemudin membuiat saya berkeinginan untuk mengetahui bagaimana asal usul hari valentine yang sebenarnya..

    Kalo saya amati orang-orang di sekitar saya ketika hari valentine,,,sebagian besar mereka sangat antusias menyambut datangnya hari valentine,,ada yang seharian jalan sama pasangan, ada yang ngasih puisi+coklat, kirimin bunga buat orang yng tercinta, bahkan ada juga yang sengaja ngirimin bunga buat diri sendiri atau beli coklat buat dimakan sendiri  hanya untuk menghilangkan rasa minder ketika temen2nya dapet kiriman bunga,coklat puisi dsb tapi mereka tak dapet kiriman apapun..biasanya ini dilakukan oleh mereka yang  sedang terjangkit virus yang bernama jomblo, demi harga diri akhirnya mereka berinisiatif buat ngerayain valentine dengan mengirim bunga buat diri sendiri seolah2 dapet kiriman dari orang lain,hmmm ya intinya gak jauh-jauh dari itu deh...bukan bukan bukan.. yang terakhir tadi itu bukan saya yang melakukan loh,, ini bukan acara curhat =D .. dan saya yakin itu juga bukan kalian .,, =D

      Hari valentine terkenal dengan sebutan hari kasih sayang... dan ironisnya kita semua terhasut dan langsung percaya tanpa mengetahui asal muasal hari valentine tersebut,karena yang kita tau hari itu merupakan hari yang begitu penting dan momen yang tepat buat mencurahkan kasih sayang, terlebih bagi para pasangan muda-mudi yang tengah mabuk asmara,sehingga mereka sangat antusias buat menyambut datangnya hari itu,,Namun Taukah kalian tentang asal-usul hari Valentine yang sesungguhnya...??

    

    Tentang sejarah valentine ini ada banyak versi yang menyebutkan, tetapi dari sekian banyak versi berikut adalah yang terpopuler, disini saya akan memberikan 2 versi penjelasan, yang pertama dengan teks tertulis,,dan yang kedua melalui video,,video ini adalah penjelasan asal usul valentine dari HJ. Irena Handono ( mantan Biarawati yang sekarang menjadi Ustadzah), untuk lebih jelasnya tentang sejarah valentine... berikut adalah asal muasalnya..

Versi 1

     Perayaan hari valentine telah ada semenjak abad ke-4 SM, yang diadakan pada tanggal 15 februari, perayaan yang bertujuan untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja. Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya.
Sementara itu, pada 14 Februari 269 M meninggallah seorang pendeta kristen yang juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan yang bernama Valentine.


    Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.


     Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tidak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.
Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.


     Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya.
Sejak kematian Valentine (14 februari), kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya. Kakek dan nenek mendongengkan cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada tingkat pengkultusan.
Ketika agama Katolik mulai berkembang, para pemimipin gereja ingin turut andil dalam peran tersebut. Untuk mensiasatinya, mereka mencari tokoh baru sebagai pengganti Dewa Kasih Sayang, Lupercus. Akhirnya mereka menemukan pengganti Lupercus, yaitu Santo Valentine.


    Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi 14 Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine. Dengan demikian perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan "Valentine Days"
Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836.


     Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.


     Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.
Sesuai perkembangannya, Hari valentine tersebut menjadi semacam rutinitas ritual bagi kaum gereja untuk dirayakan. Agar tidak kelihatan formal, peringatan ini dibungkus dengan hiburan atau pesta-pesta...padahal jika kita tengok sejarahnya.. sangatlah jauh dari yang kita kenal saat ini yaitu "hari kasih sayang" 



sebagai Muslim kita tentunya tidak mengikuti ritual atau perayaan hari valentine..

    Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.
 

     Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan (memuja-muja) Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini (saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim.  Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.



Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan  mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.

  Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.

 versi 2

     Setelah tadi kita membaca sejarah hari valentine,, kini saatnya kita saksikan penjelasan langsung dari pakarnya..untuk lebih jelasnya,,mari kita lihat video berikut ini


   Karna kalian sudah menyaksikan sendiri penjelasan dari video di atas,,maka kesimpulannya silahkan kalian simpulkan sendiri ..

    Sebagai umat muslim kita gak perlu ngerayain yang namanya hari valentine atau yang sering disebut hari kasih sayang...ngapain harus nunggu 14 februari buat ngerayain kasih sayang,,setiap hari kita juga bisa ngasih kasih sayang kan....... 
ISLAM....no VALENTINE..!!!

SUDAHKAH KITA MEMBERI SESUATU BUAT IBU

sudahkah kita memberi sesuatu buat  ibu.?



Saat senang aku cari pasanganku
Saat sedih aku cari ibu

Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku
Saat gagal aku ceritakan pada ibu

Saat bahagia aku peluk erat pasanganku
Saat sedih aku peluk erat ibuku

Saat liburan aku bawa pasanganku
Saat aku sibuk, anak dianter ke rumah ibu

Saat sambut ulang tahun, aku slalu beri hadiah pada pasangan
Saat sambut hari ibu, aku cuma ucapkan "Selamat Hari Ibu "

Selalu aku ingat pasanganku
Selalu ibu yg ingat aku

Setiap saat aku akan telpon pasanganku
Kalau inget saja aku akan telpon ibu

Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu

Renungkanlah :
 "Kalau kamu sudah gajian saat berkerja, sudahkah kamu kirim uang untuk ibu ..?"

Ibu tidak minta banyak... lima puluh sebulan pun "cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya



Tapi kalau ibu sudah tiada, Ibu aku RINDU....... AKU RIIINDDUU... SANGAT RINDU IBU

Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya dikala beliau sakit ....?

berapa banyak yang sanggup mengelap muntah ibunya....?

berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya .....?

berapa banyak yang sanggup membuang nanah dan membersihkan luka ibunya ..?

berapa banyak yang sanggup cuti kerja untuk menjaga ibunya yg sedang sakit ...?

Dan berapa banyak yang menshalati JENAZAH ibunya......?


... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci..


Cemburu

Cewek : Mas, saya cemburu kalau lihat teman-teman saya.

Cowok : Cemburu? Kenapa?

Cewek : Kekasih mereka selalu memberi hadiah, membelikan gelang, cincin, baju, mengajak dia jalan-jalan.

Cowok : Maafkan saya ya, karena saya tak mampu memberikan semua itu untukmu. 
Saya tak punya uang untuk itu semua..

Cewek : Mas, jangan bicara begitu. 
Apa yang mas beri udah cukup untuk saya. Percayalah..

Cowok : Tapi kamu tetap menginginkan itu semua kan? Sama seperti teman-temanmu?

Cewek : Mas,,,, maaf..

Cowok : Gak apa-apa kok... 


Suatu hari sang cowok mendapat kabar bahwa sang cewek mengalami kecelakaan hebat.
Sang cewek mengalami cidera pada mata hingga mengakibatkan ia kehilangan penglihatannya. Setelah beberapa minggu, sang cewek telah sadar dan pulang ke rumah.
Dia membaca sepucuk surat yang diberikan oleh seorang suster sebelum ia pulang. 


"Sayang, maafkan saya karena selama ini tdk mampu menjadi seorang kekasih yg terbaik untukmu.
Saya tidak mampu memberikan kemewahan padamu.
Saya tak dapat membahagiakanmudengan kemewahan.
Sayang, hari ini kamu melihat dan membaca surat ini dengan mata saya.
Hanya ini yang mampu saya berikan padamu, sayang.
Jaga mata ini seperti kamu menjaga dirimu.
Dengan mata ini nanti, kamu akan berjumpa dengan seseorang yang akan menyayangi dan akan memberikan segala yang kamu inginkan.
Maafkan saya..!"


Subhanallah ternyata si cowok rela mengorbankan kedua mata,bahkan nyawanya sekalipun, demi kebahagiaan sang cewek...








Selembar Bulu Mata

Diceritakan di Hari Pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah. "Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu. 

"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah, "Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu." "Inilah saksi-saksi itu," ujar malaikat. Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yang memandangi." Disusul oleh telinga, "Saya yg mendengarkan." Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium." Bibir mengaku, "Saya yang merayu." Lidah menambah, "Saya yang mengisap." Tangan meneruskan, "Saya yang meraba dan meremas." Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan." "Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu, ucap malaikat. 

Orang tersebut tidak dapat membuka sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dijebloskan ke dalam jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu. Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yang amat lembut dari selembar bulu matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi." "Silakan", kata malaikat. "Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yg lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. 

Bukankah nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertobat, walaupun selembar bulu matanya saja yang terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka 
Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan." Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut di bebaskan dari neraka dan diantarkan ke syurga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni syurga: 

"Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk syurga kereana pertolongan selembar bulu mata."


Allahuakbar

Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pemurah, Maha Pengasih dan Maha Pengampun
Rasulullah S.A.W Bersabda, “Jika kamu membaca 2 kalimah syahadah dengan sekali keyakinan saja, Syurga akan menanti kamu.”

Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Seorang wanita yang membuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian yang ketat, tidak akan mencium wanginya syurga selama lebih dari 500 tahun

Rasulullah S.A.W. Bersabda,  “Aku hanya mengutuk 3 jenis orang

  1. Orang yang tidak menjaga orang tua mereka ketika tua
  1. Orang yang tidak mengambil hikmah dari bulan Ramadhan yang diberkahi
  1. Orang yang tidak mengucapkan, 'Sallallahu -Alaihi- Wa-Aalihi Wasallam' ketika namaku disebutkan.“


Rasulullah S.A.W Bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang selalu memikirkan dan mempersiapkan kematian

“Heran ya.. Betapa mudahnya orang mengabaikan Allah... Dan mereka terheran-heran bagaimana dunia menjadi hancur

“Mengapa ya.. Kita percaya apa yang tertulis di Quran.. tapi mempersoalkan yang tertulis di dalamnya

“Anehnya... bagaimana setiap orang ingin masuk syurga yang disediakan, tetapi… mereka tidak mempercayai, berfikir, berkata, atau melakukan apapun yang tercantum di Qur’an”

bagaimana orang bisa berkata ‘Aku percaya Kepada Allah’..tapi masih mengikuti syaitan (…..yang juga percaya kepada Allah)

Lucu ya.. Kita bisa mengirim ribuan ‘lelucon’ melalui e-mail dan mereka menyebar seperti api.. Tapi ketika kamu mulai mengirim pesan tentang Allah, orang – akan berfikir 2 kali untuk menyebarkannya…

bagaimana orang begitu berbondong – bondong setiap hari Jumat mengingat Allah...tetapi jadi muslim yang tak terlihat di sisa minggunya”

bagaimana ketika anda meneruskan pesan ini, anda tidak akan mengirim kepada beberapa orang yang ada di dalam daftar alamat anda karena anda tidak begitu yakin apa agama mereka, atau apa yang mereka akan fikirkan tentang anda atas kiriman anda kepada mereka

“memang mengherankan… bagaimana kita bisa lebih bimbang akan apa yang orangpikirkan tentang kita...daripada apa yang Allah fikirkan tentang kita”“Apakah anda akan mengirim pesan ini kepada orang yang anda sayangi atau tidak ?

Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pemurah, Maha Pengasih dan Maha Pengampun









Selama 60 detik kedepan, hentikan apapun yang anda kerjakan, dan ambil kesempatan ini(hanya memerlukan 1 menit) yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut:
 panjatkan doa untuk seluruh kaum muslim yang mengirimkan anda pesan ini. Lalu, kirim pesan ini kepada teman2 muslim yang anda ketahui
Dalam beberapa detik, ramai muslim yang akan berdoa untuk anda dan anda akan meramaikan lagi muslim yang akan berdoa untuk sesama muslim. Lalu, berhenti dan fikirkan dan muliakan kekuatan Allah pada hidup anda, untuk melakukan apa yang dikehendaki oleh-Nya

Allah berfirman, “jika kamu malu terhadapku, aku akan malu terhadapmu”
Jika anda tidak malu,kirim pesan ini kepada muslim2 yang lain...


Ingat ini Sebelum Mengeluh

Hari ini sebelum kita ngucapin kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

 Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan kita
Pikirkan tentang seseorang yang tak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum kita mengeluh tak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kita mengeluh bahwa kita itu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Sebelum kita mengeluh tentang teman atau pacar kita.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman dlm hidupnya

Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup kita ,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Sebelum kita  mengeluh tentang sahabat,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai sahabat tetapi tak ada seorangpun sahabat

Sebelum kita  mengeluh tentang rumah yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan

Sebelum kita  mengeluh tentang jauhnya kita  telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kita  lelah dan mengeluh tentang pekerjaan kita ,
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti qt.

 Sebelum kita  menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika kita  sedang bersedih dan hidup ini dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa qt masih hidup !

a. Life is a gift
b. Live it…
c. Enjoy it…
d. Celebrate it…
e. And fulfill it.
Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatan kita 
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan

kita  tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya, ,,

It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s
also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!

Pengaruh Sikap dalam kehidupan

Semakin lama gue hidup, semakin gue sadar Akan pengaruh sikap dalam kehidupan ini
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.


Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Gue semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya..setuju...?

Manusia Yang Tak pernah Mati

    Salah satu kesenangan gue adalah membaca buku-buku sejarah. Dari sejarah, gue nemuin banyak pelajaran, yang dengannya membuat gue berhati-hati dalam melangkah. gue semakin menyadari akan satu hal, bahwa jalan di dunia ini tidak selamanya mulus dan indah. Ada kalanya berlubang, bergelombang, penuh onak dan duri. Dari sanalah gue mengerti mengapa seseorang bisa sukses, dan mengapa yang lain tidak.
gue mengagumi ulama-ulama besar seperti Imam al-Ghazali, Imam Ibnu al-Jauzy, Imam Ibnu Taimiyah dan Imam Hasan al-Banna karena ilmu yang mereka miliki, ketekunan mereka dalam beribadah, keluhuran akhlak mereka dan penghargaan mereka terhadap waktu. Imam Hasan al-Banna pernah mengatakan, kewajiban yang ada lebih banyak daripada waktu yang tersedia. Pernyataan ini bukan pernyataan yang main-main
, melainkan sebuah pernyataan yang keluar dari mulut seorang insan yang “bergelut” dengan waktunya dan sadar akan pentingnya waktu.

   Cabang-cabang ilmu pengetahuan mulai dari fikih, ushul fikih, tafsir, hadits, tarikh, tasawuf, filsafat, sastra Arab, hingga ilmu kedokteran, mereka kuasai dengan baik. Bahkan mereka ahli pada semua bidang itu. Tak heran jika seorang Roger Garaudy sangat mengagumi ilmu yang dimiliki para ulama Islam, yang sangat banyak itu, yang tak dimiliki ilmuwan-ilmuwan Barat. Kekagumannya itu membuatnya masuk Islam. Ya, ini sungguh luar biasa. Siapapun orangnya, yang tentu saja masih berakal sehat, pasti akan menyadari hal ini. Bagaimana mereka menguasai banyak ilmu pengetahuan dalam usia mereka yang tergolong pendek? Inilah pertanyaan yang mesti di jawab di sini.

    Gue berpikir, semua itu terjadi karena mereka sangat menghargai waktu. Sedetik pun waktu tidak pernah mereka sia-siakan. Kalaupun ada waktu yang terbuang percuma, mereka akan menyesal dan berusaha dikemudian hari hal itu tidak terulang lagi. Setiap hari, mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk jiwa, raga, dan pikiran mereka. Ada seorang ulama yang menunggu kedatangan gurunya dalam sebuah majelis, lantas kemudian ia isi waktu luang itu dengan shalat sunah.

    Imam Ibnu al-Jauzy pernah kedatangan tamu yang membicarakan hal-hal yang tak berguna. Dia meladeni mereka sembari menyerut pensil untuk menulis buku. Siang dan malam beliau tidak henti-hentinya berpikir, menulis, mengajar dan membaca. Imam Ibnu al-Jauzy pernah berkata, “Dari tanganku lahir dua ribu jilid buku dan di tanganku juga telah bertaubat seratus ribu orang, dua puluh ribu orang di antaranya masuk Islam.” Di antara karya-karyanya, Durratul Ikliil 4 jilid, Fadhail al-Arab, al-Amstaal, al-Manfaat fi Madzahib al-Arba’ah 2 jilid, al-Mukhtar min al-Asy’ar 10 jilid, at-Tabshirah 3 jilid, Ru’us al-Qawariir 2 jilid, Shaidul KhathirKitab al-Luqat (ilmu kedokteran) 2 jilid, dan sebagainya.



    Imam Ibnu Taimiyah adalah seorang ulama yang waktunya tidak pernah luput dari berbuat kebaikan. Hingga dipenjara sekalipun, ia tetap berusaha menulis, berceramah kepada para napi, dan lain sebagainya. Beliau pernah berkata, “Apakah yang akan diperbuat musuh-musuh terhadapku? Jika aku dipenjara, penjaraku adalah khalwah. Jika aku diasingkan, pengasinganku adalah tamasya. Dan jika aku dibunuh, kematianku adalah syahadah.” Sekalipun pena-penanya disingkirkan oleh pemerintah tirani, dia tetap saja menulis walaupun dengan arang.
   Jika diberi umur yang panjang, niscaya mereka akan terus menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Namun kenyataan tidaklah terjadi demikian. Karena ilmu di dunia ini sangatlah banyak dan tak mungkin umur manusia yang pendek, dapat menguasai semuanya, para ulama akhirnya membuat pengurutan ilmu-ilmu apa saja yang “wajib” dikuasai oleh kaum muslimin. Imam Ibnu Qudamah dalam bukunya berjudulMukhtashar Minhajul Qashidin mengomentari hadits yang berbunyi, “Mencari ilmu itu wajib atas setiap orang muslim,” dengan mengatakan bahwa yang dimaksud ilmu wajib di sini adalah ilmu muamalah hamba terhadap Tuhannya. 

   Muamalah yang dibebankan di sini meliputi tiga macam: Keyakinan, perbuatan dan apa yang harus ditinggalkan.
gue kemudian merenung tentang diri gue sendiri dan kebanyakan orang pada umumnya, betapa banyak waktu yang telah kita buang percuma. Mungkin satu atau dua jam waktu luang yang terbuang dalam sehari tidak akan kita rasakan dampak negatifnya. Namun jika dikumpulkan dalam setahun atau bahkan dalam seumur hidup, akan sangat terasa, betapa kita telah melalui banyak momen dengan hal yang tidak berguna. Waktu-waktu itu begitu cepat berlalu dan tak dapat kembali lagi. Sedetikpun ia tak mau. Pada akhirnya semua itu membuahkan penyesalan yang berkepanjangan. Kita hanya membawa amal yang sedikit kehadapan-Nya.

    Seorang ulama shalih bernama Taubah bin ash-Shimmah biasa mengintrospeksi dirinya sendiri. Suatu hari dia menghitung-hitung, selagi sudah berumur enam puluh tahun. Dia menghitung-hitung hari-hari yang pernah dilewatinya, yaitu sebanyak sebelas ribu hari lebih lima ratus hari. Tiba-tiba saja dia tersentak dan berkata, “Aduhai celaka aku! Apakah aku harus bertemu Allah dengan membawa sebelas ribu limaratus dosa?” Setelah itu dia langsung pingsan dan seketika itu pula dia meninggal dunia. Pada saat itu orang-orang mendengar suara, “Dia sedang meniti ke surga Firdaus.” (Lihat Kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin)

   Sebagian orang terlalu banyak berharap dengan amal yang sedikit, mudah-mudahan dapat masuk surga. Mereka mengacu pada hadits qudsi yang berbunyi, “Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Karena itu hendaklah dia menyangka terhadap-Ku menurut kehendaknya.” Mengomentari hadits ini, Imam Ibnu al-Qayyim dalam kitabnya, ad-Daa’ wad-Dawaa, mengemukakan, memang Allah akan melaksanakan sangkaan hambanya. Namun tidak dapat diragukan bahwa baik sangka hanya terjadi jika ada kebaikan. Orang yang berbuat kebaikan adalah orang yang berbaik sangka kepada Allah, bahwa Dia akan membalas kebaikannya dan tidak akan mengingkari janji-Nya serta akan menerima taubatnya.

   Adapun kezhaliman, kedurhakaan dan hal-hal haram yang dilakukan orang yang buruk dan intens dalam melakukan dosa-dosa besar, menghalanginya untuk berbaik sangka terhadap Allah. Yang demikian dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Seorang budak yang melarikan diri dan tidak lagi taat kepada tuannya, tentu tidak berbaik sangka kepadanya. Dia tidak bisa memadukan tindakan yang tidak baik dengan baik sangka. Orang yang buruk tentu merasa tidak respek, tergantung dari keburukannya. Maka orang yang paling berbaik sangka terhadap Allah ialah yang paling taat. Imam Hasan al-Bashri pernah berkata, “Sesungguhnya orang mukmin adalah orang yang berbaik sangka terhadap Tuhannya dan yang baik amalnya. Sedangkan orang keji ialah yang berburuk sangka terhadap Tuhannya dan buruk pula amalnya.”

   Bagi mereka yang menyadari sangat dekatnya kematian, niscaya akan sangat menghargai waktu. Waktu kita yang berlalu dengan sia-sia, hendaklah menjadi cambuk, agar kelak, dikemudian hari, tidak melakukan hal yang serupa. Kita bertekad kuat untuk mengisi hari-hari dengan amal yang berkualitas guna memperoleh pahala dan ganjaran yang abadi. Bagi seorang yang kaya harta, maka ia akan berusaha untuk mewakafkan kekayaannya dan mendarmabaktikan dirinya untuk dakwah dan jihad fi sabilillah. Sedangkan bagi seorang penulis, ia akan menulis buku yang bisa dibaca oleh setiap orang setelahnya dan senantiasa beramal dengan pelbagai kebaikan. Dari karya-karyanya, banyak orang yang dapat mengikuti jejak amalnya. Itulah manusia yang tidak pernah mati. Betapa banyaknya manusia yang mati, namun pada hakikatnya mereka selalu hidup…

   ‘’hidup memang tak selamanya indah,,tapi yang terindah selamanya kan tetap hidup dalam kenangan’’…untuk itu mari kita brusaha membuat sgala sesuatu mnjadi lebih indah agar semuanya bsa tetap hidup,,,,untuk saat ini,,esok,,dan selamanya……….

Manusia Bahagia Bila...

    Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata. Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati. Untuk menyadari, betapa ia dicintai.Manusia bisa
bahagia, bila ia mau membuka diri. Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

    Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati. berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada. Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.

    Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan. Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam
satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

    Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati. Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.


    Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepada-Nya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita. tak perlu berkeras hati. la akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun
bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.

    Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, ini bukan soal apa yang kamu pelajari di sekolah. Tetapi bila anda tidak pernah belajar makna persahabatan, anda benar-benar tidak belajar apapun.

Artikel Terkait :

Manusia Yang Tak pernah Mati

Apakah Tuhan itu ADA ?

Islam No Valentine

Pengaruh Sikap dalam kehidupan

Apakah Tuhan itu ADA ?

     Dhulu kala Ada seorang pemuda sebut aja namanya bejo yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air.
Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama,
kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya Orang tua bejo mendapatkan orang tersebut.

Bejo : Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda
Bejo : Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Bejo : Saya punya 3 buah pertanyaan...
  1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya
  2. Apakah yang dinamakan takdir
  3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi Bejo dengan keras.
Bejo (sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?
Kyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya
Bejo : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Bejo : Tentu saja saya merasakan sakit
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Bejo : Ya
Kyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
Bejo : Saya tidak bisa
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Bejo : Tidak
Kyai : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak
Kyai : Itulah yang dinamakan Takdir
Kyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?Bejo : Kulit
Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Bejo : Kulit
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Bejo : Sakit
Kyai : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.


Dari kisah diatas masikah kita meragukan Allah itu ada??,,semoga bisa jadi bahan renungan dan semoga kita senantiasa mendapat Rahmatnya,,amien


Sumber : http://www.dudung.net/index.php?naon=depan&action=detail&id=334&cat=2

Mahalnya kata "terima kasih"

    Untuk postingan kali ini gue pengin share tentang sebuah kata yang sederhana yaitu “terima kasih”,,kata sederhana yang sering kita jumpai bahkan sering kita dengar setiap hari,nah sebelumnya gue juga ngucapin terimakasih buat sobat yang udah bersedia meluangkan waktu buat mapir di blog gue ini,,sebelum gue lanjut nulis,fikirkan sejenak,,Sudahkah kalimat “terima kasih” selalu terhadiahkan kepada setiap orang yang pernah

membantu kita ? kalo udah, maka sobat gak perlu khawatir, karena gue gak lagi ngomongin sobat. Tapi tentang orang-orang di sekitar kita, dan mungkin saja termasuk gue.

    Entah disadari atau tidak,Nyaris setiap hari, setiap jam dalam hidup kita selalu dibantu oleh pihak lain. Mulai dari awal bangun tidur,ketika kita baru melek atau istilahnya “nyawa belum kumpul” eh udah ada yang langsung nyapa qt,,baik scara langsung maupun Cuma lewat sms.
Contohnya begini :
Pas bangun tidur udah ada yang ngesemes
Sms dari temen :“bangun bro jangan tidur muluk..”
Sms dari calon gebetan : “hay,,udah bangun pa blom neh..”
Sms dari mantan : “ciee yang jam segini baru bangun..nyabun dulu gich “
Sms dari do’i : “sayang bangun dong ..katanya mau jalan pagi ini..”
Karna lagi mimpi indah sms macam apapun gak bisa ngebangunin,akhirnya bokap turun tangan
Bokap yang mbangunin : “woy bangun loe...tidur aja kerjaannya’’gak liat sekarang jam berapa !!!...”karna masih ngantuk omongan pedas sekalipun gak mempan bangunin,tapi yang bikin terbangun adalah sabetan sapu lidi di pantat yang terasa kayak dicebokin pake sikat WC,udah gitu ditambah lagi guyuran air bekas kobokan “ada yang udah pernah ngerasain??

..kebayang gak tuh kalo yang dibangunin itu elo pasti berasa kayak  dikencingin kuda yang lagi anyang-anyangen kan..”
kalo kejadiannya begitu kira2 lo berterimakasih gak tuh sama bokap”,,jiahaha boro-boro yah,,bagus deh kalo nyadar.,tapi sebaiknya jangan emosi dulu,syapa tau gara-gara dibangunin gitu lo trus mandi yang tadinya jomblo bisa jadi dapet cewe,yang nganggur bisa jadi dapet kerja,atau yang mau jalan bareng cewe gak jadi kena marah cewe karna bisa dateng tepat waktu..dan mungkin keberuntungan lain yang tak terduga sebelumnya,,sebab Orang tua bilang “rejeki itu datengnya dipagi hari,,tinggal kita mau njemput atau tidak”,
So..berterimakasihlah ,,emang si terima kasih  itu kalimat sederhana,tapi karena saking sederhananya kadang-kadang kita sampe lupa..iya to...

    Udah gitu Pas kita berangkat kuliah/kerja kadang kita gak repot2 jalan kaki ternyata udah ada yang njemput kita ,entah itu temen, pacar kek,mantan,bahkan sopir angkot sekalipun,..Hmm,,. atau mungkin ada yang pake dianter sopir pribadi,tapi ntar pulangnya jalan/nebeng temen’ idih..ada yang begitu??
Tentunya semua itu bukan bim salabim kan? Dan yang terpenting bukan masalah siapa yang njemput atau siapa yang jadi tebengan kita,,tapi terkadang kita lupa “ngucapin terima kasih”,,mungkin karena dianggap hal biasa atau bisa juga karena gengsi.
    Rasanya, nyaris seluruh hidup ini dari pagi sampe pagi lagi kita selalu dibantu orang lain.Bahkan di rumah-pun, saat kita pulang kerja/kuliah,, ternyata di rumah udah tersedia makanan yang tlah di siapkan orang tua kita,,,seringkali kita-pun berpikir,ah itu kan udah kewajiban mereka,maka itu kita jadikan alasan buat nunda ngucapin terima kasih
    Gue pun terkadang berfikir kalo gue bisa itung berapa banding berapa antara pelayanan yang gue dapatkan dengan ucapan terima kasih yang gue ucapkan. Gue sering lupa berterima kasih pada Ibu yang setiap hari menyiapkan makanan buat gue,,, atau berterima kasih kepada teman yang setiap pukul 05.30 udah ngucapin selamat pagi meski Cuma lewat sms,.Gue sering lupa berterima kasih sama petugas pom bensin yang sering ngisi full tangki motor gue.fikirku  “Itu memang pekerjaannya, dan kewajiban gue sudah selesai hanya dengan membayar bensin yang gue beli,”

    Kita sering kali berpikir, bahwa orang-orang yang memberikan bantuan dan pelayanan sehari-hari itu memang sudah selayaknya dan kewajiban mereka berbuat demikian.padahal hanya karena ucapan terimakasih aja kita udah membuat seseorang merasa senang,apakah sekarang kita masih gengsi buat ngucapin terima kasih,.???
Ironisnya  : seringkali kita Tak pernah merasa puas dengan apa yang udah orang lain lakukan buat kita,dan kita malah menuntut lebih dari yang orang lain berikan buat kita. Meminta orang lain melakukan lebih banyak, lebih baik, lebih sering dari yang udah dilakukannya.

    Tak berterima kasih dan banyak menuntut adalah sebuah kebiasaan buruk Kita seringkali tak menyadarinya, setiap kali kita berterima kasih, mesti diiringi dengan tuntutan. Atau sebaliknya, setiap kita mengajukan tuntutan, hasil yang kita dapatkan dari tuntutan itu kita anggap sebagai hak. Karenanya, “terima kasih” tak perlu terucapkan,hmm,untuk itu tak ada salahnya kita membiasakan diri ngucapin terimakasih dimulai dari hal-hal kecil,sebelum kita di CAP sebagai orang yang gak tau terimakasih,hhiiii..gak mau kan..??,nah untuk kesempatan kali ini kiranya ini dulu yang bisa gue share..sekali lagi makasih udah mau baca artikel ini sampe akhir..semoga bermanfaat.
Tolong sertakan sumber artikelnya saat copas artikel di Cahyoe Blog. Sumber Artikel http://winduaguss.blogspot.co.id/